Friday, March 26, 2010

Pengendalian, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit demam berdarah (DBD)

Penyakit demam berdarah (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan, hampir setiap tahun kejadian penyakit terus bertambah jumlah dan distribusi penyebarannya. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang menyenangi tempat penampungan air yang tergenang.


Penyakit demam berdarah (DBD) ditandai dengan gejala demam tinggi terus menerus lebih dari 2 hari, badan lemah, sakit sakit di. sendi, kadang kadang disertai dengan manifestasi perdarahan seperti mimisan, bintik bintik merah di kulit dan atau mual dan muntah darah. Syok dan kesadaran menurun adalah kondisi yang berbahaya bagi penderita Penyakit demam berdarah (DBD), karena tanpa pertolongan yang baik dan benar maka dapat terjadi kematian.

Penyakit demam berdarah (DBD) hanya dapat diketahui melalui cek darah, bukan dengan pengamatan saja. Dokter akan mengambil sampel darah anda dan menguji. Diperlukan waktu beberapa saat kemudian anda akan diberitahu keadaan Trombosit anda. Jika di bawah 150  dan gejalanya sama seperti yang disebutkan sebelumnya, maka kemungkinan bisa diduga terkena Penyakit demam berdarah (DBD).  

Penderita Penyakit demam berdarah (DBD) HARUS SEGERA DIRAWAT bi la ditemukan gejala-gejala berikut: Denyut jantung meningkat, kulit pucat dan dingin, denyut nadi melemah , dan terjadi perubahan derajat kesadaran, penderita terlihat ngantuk atau tertidur terus menerus.

Penderita Penyakit demam berdarah (DBD) harus banyak minum air putih dan minum obat peningkat trombosit. Kebiasaan yang berlaku di masyarakat adalah diberikan sari buah-buahan.

[[ DBD atau demam berdarah, adalah penyakit yg disebabkan oleh virus, sampai sekarang belum ada obat terapeutik nya dalam artian yg membunuh virus yang efektif, jadi biasanya hanya menjaga kondisi pasien agar tetap baik. dan obat obatannya bersifat penunjang kesembuhan, dalam artian simtomatik alias penghilang keluhan. Nah pocari sweat disarankan biasanya dengan alasan untuk menjaga cairan dalam tubuh anda. karena demam menyebabkan konsumsi cairan dalam tubuh meningkat. Nah kembali ke pertanyaan anda, apakah 3 - 6 kaleng berbahaya? jawabannya tidak. tetapi ada beberapa dokter yg tidak sependapat, malahan menyarankan agar tidak minum pocari sweat, sarannya cukup air kelapa muda atau juz buah buahan terutama jambu biji. dan bila anda tidak ada akses itu, cukup minum air biasa dengan sedikit garam didalamnya bila perlu dan sisanya banyak minum air putih biasa. ]]

Source Pendapat : http://tanyasaja.detik.com/pertanyaan/6320-pocari-sweat-vs-dbd

Satu-satunya usaha pencegahan atau pengendalian Penyakit demam berdarah (DBD) adalah dengan memerangi nyamuk yang mengakibatkan penularan Aedes aegypti berkembang biak terutama di tempat-tempat buatan manusia, seperti wadah plastik, ban mobil bekas dan tempat-tempat lain yang menampung air hujan. Nyamuk ini menggigit pada siang hari, beristirahat di dalam rumah dan meletakkan telurnya pada tempat-tempat air bersih tergenang.

Upaya pencegahan Penyakit demam berdarah (DBD) - "3M", yaitu:
  1. Menguras Tempat Penampungan Air
  2. Menutup Tempat Penampungan Air
  3. Menimbun Tempat Penampungan Air

Possibly Related Article



1 comment:

Anti Nyamuk said...

bener banget, 3M secara rutin dan pake kelambu untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk, bisa mempercantik kamar, membuat tidur siang lebih tenang dan nyaman, juga menjaga udara rumah tetap bersih dari polusi insektisida :)