Friday, April 9, 2010

Gejala dan Pencegahan Penyakit Hepatitis

Peradangan hati (liver) umumnya disebut "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver). Penyakit hepatitis dapat disebabkan oleh berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional.

Penyakit hepatitis sering ditandai dengan kulit dan bagian putih mata yang berwarna kekuningan. Oleh karena itu penyakit hepatitis sering disebut penyakit kuning. Penyakit kuning biasanya berhubungan dengan kelainan pada hati, darah, atau limpa.

Terdapat beberapa jenis penyakit hepatitis, yaitu hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Penampilan penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula kronik ( hepatitis B,C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ).

Pada tulisan ini, hanya dipaparkan penyakit hepatitis type virus A, dan B saja. Penyakit hepatitis A seringkali didapatkan pada anak-anak dan tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada orang dewasa menyebabkan gejala mirip flu, rasa lelah, demam, diare, mual, nyeri perut, mata kuning dan hilangnya nafsu makan. Gejala hilang sama sekali setelah 6-12 minggu. Orang yang terinfeksi hepatitis A akan kebal terhadap penyakit tersebut dan tidak berlanjut manjadi khronik. Penularan bisa terjadi melalui makanan atau minuman yang tercemar kotoran penderita.

Penyakit Hepatitis B memiliki gejala mirip hepatitis A, mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularan dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia.

Saat ini banyak dikembangkan imunisassi untuk mencegah terjangkitnya penyakit hepatitis. Namun langkah Pencegahan Penyakit Hepatitis yang paling ampuh untuk mencegah hepatitis adalah dengan melaksanakan gaya hidup bersih dan sehat, Makan makanan yang bersih dan tidak tercemar, cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Source : Buku Pegangan Penanggulangan Penyakit

Possibly Related Article



1 comment:

wanda said...

benarkah hepatitis menular?